Langkah pemblokiran bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan data penting warga AS oleh perusahaan asing.
Sebelum putusan ini dijatuhkan, pengadilan AS memberi peringatan kepada ByteDance untuk melepas kepemilikan TikTok.
Namun, ultimatum itu tidak diindahkan ByteDance sampai batas waktu yang telah ditentukan.
Pada akhirnya, Mahkamah Agung memblokir TikTok pada Minggu 19 Januari 2025.
BACA JUGA:Ini Cara Daftar PMB Unigal Ciamis TA 2025/2026, Apa Saja Program Studi yang Tersedia?